Biaya Perawatan Miliaran, Bus Transjakarta Tetap Sering Kebakaran
Foto: Okezone
JAKARTA - Ironis, kata itu rasanya tepat untuk
menggambarkan kondisi bus Transjakarta yang sering mogok hingga terbakar
saat beroperasi di jalan. Pasalnya, biaya operasional untuk perawatan
bus-bus itu membutuhkan uang miliaran.
Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) menyatakan, biaya operasional bus mencapai ratusan milar setiap tahunnya.
"Di tahun 2013, pendapatan operasional sebesar Rp467,5 miliar. Selanjutnya untuk belanja operasional layanan umum sebesar Rp417,5 miliar dan operasional bus sebesar Rp468,9 miliar," ujar Koordinator Investigasi dan Advokasi Fitra, Uchok Sky Khadafi, dalam pesan singkatnya kepada Okezone, Senin (3/3/2014).
Dengan begitu, maka Unit Pengelola kembali mengalami kerugian di tahun 2013 sebesar Rp418,9 miliar.
Lebih lanjut, Uchok menjelaskan, kerugian juga dialami di tahun 2011 yakni sebesar Rp333,1 miliar dan pada 2012 kerugian mencapai Rp253 miliar. Sayangnya, ia belum bisa menjelaskan secara rinci biaya operasional di tahun 2014.
Berikut rentetan kasus terbakarnya Bus Transjakarta sepanjang era pemerintahan Jokowi-Ahok:
1. 5 November 2012, bus Transjakarta terbakar di bawah jembatan Semanggi
2. 29 Desember 2012, bus Transjakarta terbakar di kawasan Harmoni
3. 16 Juni 2013, bus Transakarta terbakar di Jalan Gajah Mada
4. 6 Oktober 2013, bus Transjakarta terbakar di RS Sumber Waras
5. 10 Oktober 2013, bus Transjakarta terbakar di Jalan Raya Pondok Gede, Makassar, Jakarta Timur
6. 8 September 2013, bus Transjakarta terbakar di Cempaka Putih
7. 18 November 2013, bus Transjakarta terbakar di Kwitang
8. 9 Oktober 2013, bus Transjakarta terbakar di Tamani Squre
9. 18 Februari 2014, bus Transjakarta terbakar di Gajah Mada
10. 1 Maret 2014, bus Transjakarta terbakar di Grogol
11. 1 Maret 2014, bus Transjakarta terbakar di Bundaran HI
12. 2 Maret 2014, bus Transjakarta terbakar di Traffic Light, Duren Tiga.
(sus)
Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) menyatakan, biaya operasional bus mencapai ratusan milar setiap tahunnya.
"Di tahun 2013, pendapatan operasional sebesar Rp467,5 miliar. Selanjutnya untuk belanja operasional layanan umum sebesar Rp417,5 miliar dan operasional bus sebesar Rp468,9 miliar," ujar Koordinator Investigasi dan Advokasi Fitra, Uchok Sky Khadafi, dalam pesan singkatnya kepada Okezone, Senin (3/3/2014).
Dengan begitu, maka Unit Pengelola kembali mengalami kerugian di tahun 2013 sebesar Rp418,9 miliar.
Lebih lanjut, Uchok menjelaskan, kerugian juga dialami di tahun 2011 yakni sebesar Rp333,1 miliar dan pada 2012 kerugian mencapai Rp253 miliar. Sayangnya, ia belum bisa menjelaskan secara rinci biaya operasional di tahun 2014.
Berikut rentetan kasus terbakarnya Bus Transjakarta sepanjang era pemerintahan Jokowi-Ahok:
1. 5 November 2012, bus Transjakarta terbakar di bawah jembatan Semanggi
2. 29 Desember 2012, bus Transjakarta terbakar di kawasan Harmoni
3. 16 Juni 2013, bus Transakarta terbakar di Jalan Gajah Mada
4. 6 Oktober 2013, bus Transjakarta terbakar di RS Sumber Waras
5. 10 Oktober 2013, bus Transjakarta terbakar di Jalan Raya Pondok Gede, Makassar, Jakarta Timur
6. 8 September 2013, bus Transjakarta terbakar di Cempaka Putih
7. 18 November 2013, bus Transjakarta terbakar di Kwitang
8. 9 Oktober 2013, bus Transjakarta terbakar di Tamani Squre
9. 18 Februari 2014, bus Transjakarta terbakar di Gajah Mada
10. 1 Maret 2014, bus Transjakarta terbakar di Grogol
11. 1 Maret 2014, bus Transjakarta terbakar di Bundaran HI
12. 2 Maret 2014, bus Transjakarta terbakar di Traffic Light, Duren Tiga.
(sus)
{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }
Posting Komentar