Sinetron "Kambing Hitam" Prilaku Kriminal Remaja

Bookmark and Share
 

JAKARTA - Tayangan televisi baik sinetron maupun film yang saat ini merebak, dinilai sangat mempengaruhi prilaku remaja. Tayangan tersebut seolah menjadi contoh kala seorang remaja menghadapi suatu permasalahan.

"Remaja bisa bermimpi bahwa suatu saat ketika dia mengalami suatu situasi, dia bisa melakukan seperti yang ia lihat dari tayangan televisi," ujar Krimonolog Universitas Indonesia, Bambang Widodo Umar saat dihubungi wartawan, Jumat (7/3/2014).

Bambang berpendapat, saat ini banyak tayangan yang tak lagi rasional. Seperti halnya cerita pemeran antagonis kerap menyakiti dan menyerang pemeran protagonis hanya karena konflik asmara.

"Peran yang tidak wajar ini justru jadi bahan jualan hiburan. Hal ini membuat remaja terstimulir untuk melakukan hal-hal lain yang di luar batas kewajaran. Ini yang melahirkan perilaku ekstrim, dan berujung pada kejahatan," kata Bambang.

Hal senada diungkapkan Psikolog Forensik Mabes Polri, Komisaris Besar Arief Nurcahyo. Peranan tokoh dalam tayangan tersebut seolah menjadi inspirasi penonton. Hal tersebut mendorong penonton untuk mencontoh dan mempelajarinya.

"Saat ini kebanyakan tayangan menyajikan cerita yang tidak rasional lagi. Tokoh jahat menyakiti tokoh baik. Padahal tokoh-tokoh dalam sinetron itu menjadi figure yang menginspirasi penonton. Sebagian penonton membawa kesan masing-masing tokoh lalu terdorong untuk mencontoh. Ini namanya Social Learning," ungkap Arief.

Sebelumnya Ahmad Imam Al Hafid, (19) dan Assyifa Rahmadani (18), melakukan pembunuhan terhadap Ade Sara Angelina Suroto. Meski telah melakukan tindakan keji, namun keduanya tidak menunjukkan wajah penyesalan. Keduanya kini meringkuk di tahanan Mapolresta Bekasi Kota.

Menurut Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota, AKP Siswo, polisi menjerat keduanya dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, keduanya pun terancam hukuman seumur hidup.

Kata Siswo, motif pembunuhan tersebut lantaran Hafid merasa sakit hati. "Jadi korban itu setelah putus pacaran lagi dengan orang bernama Azis hingga pelaku sakit hati,"jelas Siswo. (ydh)

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar