Hafid & Sifa Membunuh Sara karena Cinta

Bookmark and Share

Hafid & Sifa Bunuh Sara karena Cinta

Sabtu, 08 Maret 2014 06:20 wib

Ilustrasi Okezone  

Ilustrasi Okezone JAKARTA - Dua sejoli, Ahmad Imam Al Hafid dan Assyifa Rahmadhani telah lama merencanakan pembunuhan Ade Sara Angelina Suroto. Di usia yang masih muda, mengapa keduanya begitu mudah memutuskan untuk melakukan suatu tindakan kriminal?

Psikolog Forensik Mabes Polri, Komisaris Besar Arief Nurcahyo mengatakan, faktor penyebab dua sejoli itu merencanakan pembunuhan yakni sangat dipengaruhi oleh perasaan atau hubungan relasi diantara keduanya. Arief menuturkan, relasi yang sulit dikontrol adalah relasi instingtif bawah sadar manusia. Dimana perasaan menjadi lebih dominan daripada logika.

"Situasi ini sering terjadi pada orang kasmaran atau orang pacaran. Mereka tidak lagi menggunakan logika," terangnya saat dihubungi wartawan, Jumat (7/3/2014).

Berdasarkan pengakuan Hafid kepada penyidik, alasannya membunuh Sara lantaran sakit hati karena Sara menolak berkomunikasi setelah keduanya putus cinta.

"Niatan Hafitd untuk terus menghubungi Sara bisa jadi karena dia sakit hati diputus, atau pun karena masih cinta. Namun setelah bertemu, korban dianggap sebagai musuh. Karena rasa sakit hati lebih mempengaruhi. Ini yang memicu pembunuhan," ungkapnya.

Sementara untuk Assyifa, tindakan tersebut bisa jadi dilakukan lantaran adanya rasa cemburu melihat kekasihnya ingin bertemu korban. Arief menyebutkan, dalam hal ini Assyifa memiliki sifat posesif untuk tetap memiliki Hafid.

"Dia sebenarnya terganggu melihat kekasihnya terus berupaya menghubungi korban. Itu memicu dia ikut membenci korban, hal ini sekaligus dilakukan sebagai ekspresi untuk membuktikan cintanya kepada Hafid," papar Arief.

Tindakan  datang melayat ke Rumah Duka RSCM, usai membunuh dianggap sengaja dilakukan untuk membangun alibi dan rasionalisasi dalam menutup kejahatan yang mereka lakukan. "Mereka sadar bahwa apa yang mereka lakukan dapat berdampak kepada mereka. Karena itu mereka membangun alibi," jelasnya.
(ydh)

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar