JAKARTA -
Muhammad Nafis (10), warga RT 03 RW 03, Pondok Bambu, Jakarta Timur,
tenggelam saat sedang berenang bersama teman-temannya di Kali Cipinang.
Menurut Firdan (10), teman korban, awalnya mereka hanya mencari ikan. Namun akhirnya mereka berenang di Kali Cipinang.
"Tadinya cuman nyari ikan tetapi ada yang ngajakin ngobak (berenang sambil mencari ikan)," kata Firdan saat menceritakan kronologi kejadian di pinggiran Kali Cipinang, Jakarta Timur, Senin (3/3/2014).
Dia mengatakan, waktu sedang berenang Nafis berteriak minta tolong. Teman-temannya pun mencoba menolongnya. Namun, arus yang kencang membuat Nafis terseret air.
"Ada dua orang yang nolongin tapi mereka ngga kuat soalnya kebawa air. Jadinya mereka ngelepasin tangannya Nafis," kata bocah kelas 5 SD tersebut.
Sementara itu, Akri (12), teman yang mencoba menolong korban mengatakan, saat itu kondisi arus air sangat kencang. Sehingga dia pun melepas tangan Nafis.
"Airnya kenceng, saya sama temen saya juga ngga kuat nariknya. Jadinya kita ngelepasin tangan kita," kata Akri.
Akri mengatakan, setelah mencoba menolong korban namun gagal, mereka pun mencari pertolongan di sekitar pinggiran kali. Namun, tak ada satu pun orang yang menolong. "Nggak ada yang bantuin, orang-orang cuman ngeliatin doang. Padahal tadi banyak yang lagi nongkrong," katanya.
Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Sampai saat ini, belum ada tim yang mencari korban, hanya beberapa warga saja yang berinisiatif untuk mencari dengan menceburkan diri ke sungai.
(ful)
Menurut Firdan (10), teman korban, awalnya mereka hanya mencari ikan. Namun akhirnya mereka berenang di Kali Cipinang.
"Tadinya cuman nyari ikan tetapi ada yang ngajakin ngobak (berenang sambil mencari ikan)," kata Firdan saat menceritakan kronologi kejadian di pinggiran Kali Cipinang, Jakarta Timur, Senin (3/3/2014).
Dia mengatakan, waktu sedang berenang Nafis berteriak minta tolong. Teman-temannya pun mencoba menolongnya. Namun, arus yang kencang membuat Nafis terseret air.
"Ada dua orang yang nolongin tapi mereka ngga kuat soalnya kebawa air. Jadinya mereka ngelepasin tangannya Nafis," kata bocah kelas 5 SD tersebut.
Sementara itu, Akri (12), teman yang mencoba menolong korban mengatakan, saat itu kondisi arus air sangat kencang. Sehingga dia pun melepas tangan Nafis.
"Airnya kenceng, saya sama temen saya juga ngga kuat nariknya. Jadinya kita ngelepasin tangan kita," kata Akri.
Akri mengatakan, setelah mencoba menolong korban namun gagal, mereka pun mencari pertolongan di sekitar pinggiran kali. Namun, tak ada satu pun orang yang menolong. "Nggak ada yang bantuin, orang-orang cuman ngeliatin doang. Padahal tadi banyak yang lagi nongkrong," katanya.
Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Sampai saat ini, belum ada tim yang mencari korban, hanya beberapa warga saja yang berinisiatif untuk mencari dengan menceburkan diri ke sungai.
(ful)
{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }
Posting Komentar