Banyak Mesin Tua, Buat Kinerja Krakatau Steel Tak Efisien

Bookmark and Share

Banyak Mesin Tua, Buat Kinerja Krakatau Steel Tak Efisien

Rabu, 05 Maret 2014 07:28 wib
Ilustrasi: (Foto: Reuters) Ilustrasi: (Foto: Reuters) JAKARTA - PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) mencatat rugi yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD6,5 juta atau Rp75,4 miliar, dengan kurs sebesar Rp11.600 per USD.

Managing Partner PT Investa Saran Mandiri Kiswoyo Adi Joe mengatakan Krakatau Steel merupakan perusahaan pabrik baja yang tidak efisien.

"Dibandingkan pabrik baja dunia, (KRAS) paling tidak efisien," ujar Kiswoyo kepada Okezone, Jakarta, Rabu (5/4/2014).

Menurutnya, ketidak efisienan Krakatau Steel diakibatkan mesin-mesin yang dimiliki sudah cukup tua. Hal tersebut tidak dapat menyaingi persaingan di industri tersebut.

"Sekarang mau ganti mesin pun serba salah, karena kalau memperbaharui mesin harus matiin mesin selama 2 hingga 3 tahun, hal tersebut tidak dapat disanggupi," ujarnya.

Adapun rugi pada 2013, mencapai sebesar USD13,9 juta atau Rp161,24 triliun, atau lebih rendah jika dibandingkan pada tahun sebelumnya sebesar USD20,4 juta atau Rp236,64 triliun. (rzy)

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar