Warisan Era Kepimpinan Soeharto Masih Dinikmati Sampai Sekarang
Pengamat politik LIPI, Siti Zuhro, mengatakan, kasus pelanggaran hukum yang terjadi zaman Orde Baru masih menjadi isu hangat namun sampai saat ini tak kunjung diselesaikan. Kondisi ini menunjukkan lemahnya penegakan hukum di Indonesia.“Mestinya, sejak rezim Orba lengser, kasus-kasus korupsi dan pelanggaran hukum dituntaskan sehingga tidak terpanggang hingga hari ini. Bagi penegakan hukum kita, masalah pelanggaran hukum dan skandal korupsi yang tak terselesaikan menunjukkan lemahnya penegakan hukum,” kata Siti saat berbincang dengan
Menurutnya, di dalam era reformasi saat ini, nilai-nilai zaman orde baru belum seluruhnya hilang. Sementara, nilai-nilai demokrasi belum sepenuhnya mengakar dalam sistem Indonesia.
“Inilah yang menjadi tantangan demokrasi karena warisan nilai lama masih ada. Demokrasi acapkali dinilai menimbulkan kegaduhan, konflik, bahkan korupsi. Padahal semestinya tidak demikian,” jelasnya.
Disampaikan Siti, sisa-sisa nilai-nilai zaman orde baru menjadi tantangan bagi zaman Reformasi. Artinya, kata Siti, apabila demokrasi telah melembaga, dampaknya bisa dirasakan melalui tata kelola pemerintahan yang baik, artisipatif, transparan dan akuntabel.
“Sistem seperti ini harus ditunjukan melalui sistem pemerintahan dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. Suatu pemerintahan rakyat sehingga rakyatnya bisa tersejahterakan,” terangnya.
Siti menambahkan, Era Reformasi sangat berbeda dengan Orde Baru dan perbedaan ini tampak melalui tata cara pemerintahan yang dilakukan masing-masing pemimpin.
“Orde Baru menerapkan sistem otoritarian sedangkan era reformasi menerapkan sistem demokrasi,” tukasnya.
{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }
Posting Komentar