Aksi Ambil Untung Masih Bayangi IHSG

Bookmark and Share

Aksi Ambil Untung Masih Bayangi IHSG

Rabu, 05 Maret 2014 08:02 wib
Ilustrasi. (Foto: Dede/Okezone) Ilustrasi. (Foto: Dede/Okezone) JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan berada pada rentang support 4.558-4.580 dan resisten 4.610-4.615. IHSG berpola hammer di atas middle bollinger band (MBB).

Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada mengatakan, IHSG sempat berada di kisaran target support 4.555-4.572 namun, berakhir dengan melampaui target resisten 4.592-4.594.

"Maka seharusnya dapat memberikan peluang rebound," ungkap Reza dalam risetnya, Jakarta, Rabu (5/3/2014).

Menurut Reza, bila laju bursa saham global dan rilis data-data Asia cukup baik maka minimal dapat terjadi penguatan meski tipis. "Meski tetap mewaspadai potensi downreversal karena masih adanya aksi profit taking," imbuhnya.

Sebelumnya, utang gap 4.575-4.579 telah dilunasi namun, peluang untuk rebound dapat tertahan bila sentimen dari laju bursa saham global tidak mendukung, sehingga tetap mewaspadai potensi downreversal lanjutan.

Di awal sesi memang sempat masih terjadi koreksi setelah pelaku pasar merespons pelemahan laju bursa saham AS, terutama setelah AS masuk dalam pusaran peningkatan tensi politik di Ukraina.

Meski tidak berhubungan secara langsung namun, kondisi tersebut dimanfaatkan untuk melakukan profit taking. Kondisi berbalik positif bertahap di sesi kedua setelah pelaku pasar melihat kembali menghijaunya HSI dan Nikkei, terutama dengan kembali turunnya nilai tukar yen Jepang. Sentimen tersebut juga dimanfaatkan untuk kembali memburu saham-saham yang telah melemah sebelumnya meski asing tercatat nett sell dan Rupiah yang kembali melemah.

Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level tertingginya 4.602,20 jelang akhir sesi II dan menyentuh level terendahnya 4.568,66 di pertengahan sesi I dan berakhir di level 4.601,28.

Volume perdagangan naik dan nilai total transaksi turun. Investor asing masih mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy. (mrt)

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar