Backlog Perumahan Terus Bertambah, Ini Alasan Menpera
Feb 14, 2014 - Rumah.com
Oleh: Anto Erawan
Dia mengungkapkan, selama ini masih banyak keterbatasan yang dihadapi oleh Kemenpera untuk mengurangi backlog perumahan di Indonesia yang jumlahnya semakin meningkat setiap tahun. “Selain anggaran yang terbatas, banyak Pemda yang belum sepenuhnya memberikan perhatian khusus pada masalah perumahan,” ujar Djan dalam siaran pers yang diterima Rumah.com.
Untuk itu, dia meminta dukungan dari para kepala daerah di seluruh Indonesia untuk ikut memprioritaskan pembangunan perumahan bagi masyarakat miskin dan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di daerahnya masing-masing.
“Selama ini kami terus mensosialisasikan berbagai program Kemenpera seperti Rusun, bantuan pembiayaan melalui KPR FLPP, BSPS atau bedah rumah, serta pengembangan kawasan. Kami juga berharap Pemda bisa membentuk dinas perumahan sehingga koordinasi dan pengawasan masalah perumahan di daerah bisa berjalan dengan baik,” tuturnya.
Terkait dengan masalah anggaran perumahan ke depan, imbuh Djan, Kemenpera saat ini tengah melakukan pembahasan mengenai RUU Tabungan Perumahan (Tapera). Menurutnya, Tapera merupakan salah satu solusi yang baik untuk mengatasi masalah anggaran di sektor perumahan. >>Baca: Dana Tapera Bisa Bangun 13,5 Juta Rumah!
“RUU Tapera merupakan jawaban serta solusi untuk mengatasi backlog perumahan, sebab nantinya ada uang terkumpul yang luar biasa besar yang dapat digunakan untuk percepatan rumah MBR. Kami berharap dari semua pihak agar RUU Tapera tersebut bisa segera diundangkan,” pungkasnya.
{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }
Posting Komentar