Gawat, Politik Mulai Campuri Dunia Persepak Bolaan Indonesia

Bookmark and Share
Caleg Demokrat "Kampanye" di Laga Timnas U-19 Vs PSIS
Penulis: Ary Wibowo | Jumat, 14 Februari 2014 | 20:01 WIB
Dok. Twitter
Foto Yoyok Sukarwi terpampang dalam tiket laga uji coba antara tim nasional U-19 dan PSIS Semarang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal PSSI, Joko Driyono, meminta panitia pelaksana pertandingan uji coba antara tim nasional Indonesia U-19 dan PSIS Semarang meminta maaf secara terbuka dan tertulis kepada PSSI terkait insiden pemasangan foto pribadi pengurus PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, di lembar tiket pertandingan.

Yoyok Sukawi merupakan calon legislatif dari Partai Demokrat. Putra mantan Wali Kota Semarang, Sukawi Sutarip itu ditunjuk sebagai salah satu pengurus PSIS pada pertengahan November 2013.

Joko mengaku baru mengetahui adanya pemasangan foto Yoyok di tiket pertandingan pada Jumat sore sekitar pukul 16.00 WIB. Ia menilai, PSSI tidak bertangungjawab karena panpel pertandingan bukan di bawah pengawasan pihaknya.

"PSSI hanya melakukan supervisi saja, di bawah kendali football services. Dan semua panduan sudah diberikan ke panpel lokal. Tetapi kali ini ada insiden. Maka PSSI jelas dan tegas. Pertandingan tur nusantara di Semarang akan kita batalkan," ujar Joko dalam rilis yang diterima Kompas.com.

Joko mengatakan, rencana pembatalan tersebut dilakukan demi melakukan proteksi terhadap timnas di semua level. Sebab, ia menilai, upaya politisasi atau numpang pencitraan lewat meduium sepak bola kerap terjadi.

"Timnas U-19 tidak akan main. Kecuali, panpel setempat meminta maaf secara terbuka dan tertulis ke PSSI sebelum kick off," kata Joko.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar