Insiden Pelemparan Ronaldo, Atletico Didenda Rp 9,6 Juta
Penulis: Aloysius Gonsaga AE |
Jumat, 14 Februari 2014 | 21:13 WIB
AFP/DANI POZO
Penyerang
Real Madrid, Cristiano Ronaldo, melakukan selebrasi setelah mencetak
gol ke gawang Atletico Madrid pada leg kedua semifinal Copa del Rey di
Vicente Calderon, Selasa (12/2/2014).
KOMPAS.com - Atletico Madrid mendapat hukuman denda
senilai 600 euro (sekitar Rp 9,632 juta) oleh Federasi Sepak Bola
Spanyol (RFEF). Hukuman tersebut dijatuhkan menyusul tindakan satu
suporternya yang melempar korek api kepada Cristiano Ronaldo.
Insiden itu terjadi saat laga leg kedua semifinal Copa del Rey di Vicente Calderon, Selasa (11/2/2014). Usai babak pertama, Ronaldo yang akan meninggalkan lapangan pertandingan untuk menuju ruang ganti, dilempar.
Reaksi pun muncul dari kapten Real Madrid, Iker Casillas, dan juru bicara Atletico Clemente Villaverde. Mereka mengutuk tindakan oknum yang melakukan hal tak terpuji kepada Ronaldo, yang mencetak dua gol sebelum turun minum. RFEF pun menjatuhkan denda tersebut serta peringatan keras tak boleh terjadi hal serupa.
"Ini perilaku tercela dari penonton," demikian pernyataan hakim RFEF.
Dalam laga tersebut, Madrid menang 2-0 dan maju ke final untuk bertemu rival abadinya, Barcelona. Ronaldo menjadi pusat perhatian, bukan cuma karena dua gol dan terkena lemparan tersebut, tetapi juga karena terlibat insiden dengan Javier Manquillo, yang membuat pemain berusia 19 tahun tersebut cedera leher dan harus dibawa ke rumah sakit.
Kapten tim nasional Portugal ini, yang baru saja meraih gelar Ballon d'Or 2013 pada bulan Januari, ikut membantu Manquillo setelah benturan yang mengerikan tersebut. Dia kemudian diganjar kartu kuning.
Insiden itu terjadi saat laga leg kedua semifinal Copa del Rey di Vicente Calderon, Selasa (11/2/2014). Usai babak pertama, Ronaldo yang akan meninggalkan lapangan pertandingan untuk menuju ruang ganti, dilempar.
Reaksi pun muncul dari kapten Real Madrid, Iker Casillas, dan juru bicara Atletico Clemente Villaverde. Mereka mengutuk tindakan oknum yang melakukan hal tak terpuji kepada Ronaldo, yang mencetak dua gol sebelum turun minum. RFEF pun menjatuhkan denda tersebut serta peringatan keras tak boleh terjadi hal serupa.
"Ini perilaku tercela dari penonton," demikian pernyataan hakim RFEF.
Dalam laga tersebut, Madrid menang 2-0 dan maju ke final untuk bertemu rival abadinya, Barcelona. Ronaldo menjadi pusat perhatian, bukan cuma karena dua gol dan terkena lemparan tersebut, tetapi juga karena terlibat insiden dengan Javier Manquillo, yang membuat pemain berusia 19 tahun tersebut cedera leher dan harus dibawa ke rumah sakit.
Kapten tim nasional Portugal ini, yang baru saja meraih gelar Ballon d'Or 2013 pada bulan Januari, ikut membantu Manquillo setelah benturan yang mengerikan tersebut. Dia kemudian diganjar kartu kuning.
{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }
Posting Komentar